Berperan sebagai seorang ibu tentunya sudah melewati berbagai macam pengalaman ketika mengandung. Ada yang mabuk, mual, muntah, dan ada juga yang santai, seakan tidak ada keluhan apa-apa. Memang setiap orang yang hamil itu berbeda-beda pengalamannya. Terlepas dari itu, ibu hamil biasanya memiliki cara tersendiri dalam menjaga kehamilan sampai nantinya bisa bertemu dengan si kecil di dalam kandungan.

Saya adalah seorang ibu, dan saya juga memiliki beberapa pengalaman selama kehamilan, karena pada umumnya pengalaman ibu hamil antara satu dengan yang lainnya tidak terlalu jauh berbeda. Begitu pula upaya terbaik yang diberikan dalam rangka menjaga kesehatan janin yang akan kita bawa kemana-mana selama kurleb 9 bulan. Nah apa sajakah hal yang patut dilakukan oleh ibu hamil, terutama pada masa awal kehamilannya?

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan di awal kehamilan sebagaimana yang saya dapatkan saat pemeriksaan awal dengan bidan Erie, di daerah Citayam Depok. Bidan Erie cukup direkomendasi oleh para warganet yg memberikan testimoni di berbagai sosmed dan juga diperkuat oleh saran salah seorang teman semasa kuliah suami.

Ada 10 hal yang perlu di perhatikan pada trimester awal kehamilan.

*PR waktu hamil trimester 1 nih*
HamilNote#1: (20 nov 2015) Detected: 6 weeks pregnancy. Bd. Erie Depok/Citayem.

  1. Ngemil Setiap 1 Jam. Hal ini disarankan mengingat begitu banyak ibu hamil muda yang sulit menelan makanan akibat mual. Untuk menjaga asupan janin, maka disarankan untuk ngemil sesering mungkin, karena biasanya cemilan yang masuk di setiap jam itu pasti sedikit, oleh karena itu sering-seringlah ngemil.
  2. Minum Air Putih yang Banyak. Saya sangat sulit minum air putih di awal kehamilan, kecuali air putih hangat kuku. Berusahalah untuk tetap menjaga asupan cairan agar terhindar dari dehidrasi dan, demi si kecil.
  3. Perbanyak Protein. Buah bit, daging, telor, edamame, dsb. Apapun jenis protein yang dimakan ibu yang hamil muda, haruslah 100% matang, untuk menjaga agar janin kuat dan melekat di dalam rahim.
  4. Karbohidrat 20 – 30 %. Pastikan dalam sehari asupan karbo minimal 20-30% dari seluruh jenis makanan yang dikonsumsi. Sumber karbo tentu tidak melulu nasi, silahkan mengganti dengan yang lain sesuai selera.
  5. Folamil/Folafit (Vit. Ringan) untuk Ibu Hamil. Sekedar untuk menyeimbangkan kebutuhan vitamin. Namun asupan alami lebih dianjurkan. Saya baru minum folamil saat usia kehamilan 5 bulan.
  6. Cukupi Kebutuhan Kalium & Kalsium, serta Hindari Anemia. Cukupi kebutuhan kalium berupa; Pisang, Alpukat, Sayuran hijau, kacang merah, Ikan laut, dsb. Dan kalsium berupa; Sarden, Salmon, Brokoli, Tahu, Almond, susu, dsb.
  7. Olahraga Ringan. Jalan kaki minimal 3 minggu sekali. Memang tidak disarankan untuk melakukan kegiatan berat diawal kehamilan, lakukan gerakan ringan saja untuk menambah semangat dan kebugaran.ย 
  8. Air Kelapa, 2 Minggu Sekali. Pada awal kehamilan sebaiknya tidak mengkonsumsi air kelapa dalam jumlah berlebih.
  9. USG (Max. 3-4 Kali Saja Selama Hamil). Pada hakikatnya, usg hanya diperlukan untuk mempermudah ahli medis dalam penanganan masalah kandungan serta melihat perkembangan bayi dan memastikannya Ok. Pada saat ini, kebanyakan USG digunakan untuk tujuan komersil. Jadi lakukanlah USG sewajarnya saja. Keseringan melakukan usg tidak selamanya baik untuk janin.
  10. Bangunnya dengan Posisi Miring: Pas bangun posisi badannya miring dulu, baru duduk. Awal bangun tidur jangan langsung bangun. Gerakan ini untuk menghindari ketegangan pada perut akibat gerakan spontan dan agar ibu bisa lebih relax.

Buku bacaan yang dianjurkan selama hamil;
* “Gentle birth balance” -> Yessie
* “Keajaiban Hypnobirthing” -> Lani

Ceritanya; ย Pada pemeriksaan perdana ini, saya sekaligus meminta saran pada bd. Erie mengenai rencana saya yang akan melakukan penerbangan 2 minggu setelah ini, karena pada saat yang sama suami harus ke Singapore selama seminggu, jadi saya juga ingin bertemu keluarga yang kebetulan sedang di Palembang. *Kan ga enak sendirian di rumah.

Ternyata bd.Erie menyatakan itu tidak masalah, beliau berkata bahwa kehamilan bukan penyakit, namun tetap harus disertai keyakinan dan tetap membuat surat kelayakan terbang pada maskapai yang bersangkutan. Alhamdulillah penerbangan lancar dengan membawa janin berusia 8 minggu, meskipun pihak medis bandara sempat meragukan, namun melihat kondisi ok, akhirnya diperbolehkan.

Saat kehamilan memasuki usia 3 bulan, saya menjalani USG untuk pertama kali dengan dokter Riyana, S.PoG di Hermina Ciputat Jaksel. Dokter humble, down to earth. Memperlihatkan janin yang luar biasa aktif dan lasak dalam kandungan (sampe sekarang, aktif dan lasak). Sempat ditawarkan untuk tes lab, namun akhirnya berbisik, “kandunganmu ok, mending uangnya dijajanin makan enak dan sehat ketimbang tes lab”. Hihi.. (I heart You,Dok!).

Sebelum memutuskan pulang, sempat intip info tes lab+biaya. Alhamdulillah, tidak perlu tes dan biaya yang lumayan terpakai untuk makan puas plus rujak kedondong yang selalu jadi idaman di masa ngidam. Hehe..

Tema ini ditulis dengan tujuan mencatat kembali PR yang bisa diapply untuk anak kedua nantinya (Aamiin.. Insyaallah). Kemudian ditambah kemarin seorang teman saya diopname saat usia 2 bulan kehamilan, karena dehidrasi. Nah, mau lihat tulisan bermanfaat lainnya juga kan, langsung cus kemariย yah..

Disclaimer: Saya bukanlah ahli dalam membahas ini, sekedar mencatat dan berbagi pengalaman. Semoga bermanfaat dan jika ada kritik/saran, ย mohon masukan dikomen yaa..

 

Like