Wuaaa…! bertambah lagi 1 PR

Afif makin ke sini makin kreatif, hobinya naburin remah-remah biskuit di atas kasur. Salah dikit dia langsung lari nyemil di atas kasur, entah itu bentuk keusilan, cari perhatian, atau lagi ngambek? Kadang tidak terdeteksi kenapa ia melakukan itu, apa mungkin kalimat “namanya juga anak-anak” bisa dibenarkan? Emang Afif udah anak-anak? Waaah bayi kecil ini sudah beranjak menuju masa kanak-kanak. Tapi kalau menurut teori perkembangan, bukannya masa kanak-kanak dimulai saat usia 2 tahun? Loh kok jadi bahas teori perkembangan? Hehe..

Baiklah, kita fokus saja pada upaya melatih kemandiriannya yah..

Beberapa hari ini memang Afif mulai senang membawa cemilan ke kamar. Awalnya tidak masalah karena tinggal disapu dan mengajaknya nembersihkan kamar bersama-sama. Namun kemudian saya sadar bahwa hal ini bisa  menjadi kebiasaan yang kurang baik. Maka tugas saya sekarang benar-benar harus fokus mengajaknya makan sambil duduk manis dan terus memberikan sounding bahwa baik makan ataupun nyemil itu tidak dilakukan di kamar, karena bisa mengundang semut kemudian Afif bisa digigit semut. Eh, tapi kepanjangan yak? Hehe. Intinya makan / nyemil itu tidak di kamar.

Mengenai latihan makan dan minum serta menerima dengan tangan kanan itu butuh proses dan kesabaran yang stabil yak, meskipun hasilnya belum signifikan, yang terpenting adalah usaha yang berkesinambungan. Hari ini contohnya, tiba-tiba Afif tidak mau makan seperti biasanya. Saya sudah sediakan makanan dan duduk menemaninya, tapi ia lebih mengejar biskuit dan minum air putih serta membuang-buang makanan di dalam piring ke lantai menggunakan sendok.

Melihat perilaku tersebut saya suapi saja karena khawatir Afif nantinya akan rewel jika masih lapar. Saat disuapi, eh malah lahap. Hmmmm… semoga ini bukan pelanggaran atas peraturan yang bunda buat ya nak.. hehe.. Beginilah balada emak-emak yang sedang belajar sabar.

#Harike8
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Like