Alhamdulillah hujan lebat dan kami sudah sampai rumah. Hari ini ada kopdar perdana Rumbel Al-qur’an IIP Batam di daerah Sukajadi. Sebelum zuhur kopdar sudah usai dan kami pulang menggunakan motor, namun belum jauh dari Kepri mall hujanpun turun. Kami berteduh dan menunggu hujan reda yang ternyata semakin deras dan awet. Lama menunggu akhirnya suami memesan Go car untuk ku dan Afif, sementara suamiku dengan motor dan jas hujan.
Sesampainya di rumah kami membersihkan diri, sholat dan makan siang dan berniat untuk sejenak beristirahat. Akan tetapi Afif yang tadinya sempat tidur sebentar, rupanya masih ingin bermain, mengajakku keluar kamar dan bermain bola serta apa saja yang dapat menyenangkan hatinya. Afif tidak mau sendiri, setidaknya dia tahu bahwa ibundanya tidak tidur dan menemaninya bermain. Hampir 2 jam, akunpun mulai terasa mengantuk, begitu pula Afif. Namun hasrat bermain yang tinggi membuatnya seringkali memaksakan meski sudah teler sekali-kali. Sementara suamiku sudah sampai ke negeri antah berantah. Aku pun membangunkannya berniat untuk gantian.
Tiba-tiba
“Duggg! Woaaaaa!” Afif terjatuh dan kepalanya terhantuk ke lantai. Aku segera mengambilnya, semntara suamiku masih seperti orang bingung. Dan entah kenapa hatiku sangat geram. Ingin kuteriaki, namun aku harus menahan diri. Akan tetapi Afif yang ada dalam gendongan dapat merasakan emosi ibunya dan justru hal itu membuat tangisannya makin kencang.
Segera kubaringkan ia di sampingnya ayahnya.
“Pa, gendong pa. Hati bunda lagi panas nih. Cepat!” Melihat hal itu suamiku segera menggendong dan mengusap serta menghibur Afif dengan caranya, seketika Afif tertawa, akupun sedikit mulai lega.
Memang terkadang menahan diri dari kemarahan itu rasanya sangat sulit, tapi hasilnya manis.
 
#Hari10
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP
 
 
 
 
Like