Saya tiba-tiba teringat akan kebiasaan yang beberapa hari ini, bahkan lebih seminggu sudah hilang. Biasanya sebelum tidur ataupun menunggu si kecil mencari posisi wenak untuk tidur alias PW, saya dan suami sering berbincang (pillow talk). Banyak sekali yang kami ceritakan. Tentang perkembangan anak kami, kejadian unik di suatu hari, ataupun menyelesaikan konflik yang kami hadapi.

Saya punya satu kebiasan dalam mengatasi konflik dengan suami. Tidak dapat dipungkiri toh, dalam rumah tangga pasti ada konflik, baik itu kecil atau besar. Jika ada hal yang membuat saya marah sekali pada suami, saya tidak terbiasa melepaskan amarah saya dengan blak-blakan, baik itu teriak, mengumpat, mencaci, dsb (semoga tidak pernah). Namun saya diam. Diam seribu bahasa sampai hati puas dan apa yang ada dalam pikiran saya itu, sampai kepadanya. Lalu dengan cara apa?

Saya melimpahkan kemarahan dan uneg-uneg itu sepuasnya dalam tulisan, kemudian saya kirim tulisan tersebut kepadanya. Segera dibaca, dan jika memungkinkan ia akan segera mengajak saya bicara untuk menyelesaikannya serta meminta maaf. Dengan demikian permasalahan menjadi jelas dan saya pun juga meminta maaf.

Saya bersyukur bahwa dari awal suami sangat menekankan pentingnya berkomunikasi. Dengan begitu saya pun terbiasa dan tidak akan bisa tidur pulas jika permasalahan yang kami hadapi belum diselesaikan.

Teringat pula pada satu momen marahan kami, saya sangat kesal dan menuliskan semua kemarahan saya dengan tegas, namun saat menuliskannya saya kadang asyik menggunakan diksi yang kadang tidak sengaja malah indah. Ketika suami membaca ia tersenyum dan berkata

β€œDek, kenapa kamu ga jadi penulis aja sih? Mas suka lo baca tulisanmu ini.” Saya pun luluh dan tiba-tiba lupa kalau sedang marah kepadanya. Entah itu benar-benar memuji, ataukah trik jitu agar saya tidak marah lagi..entahlah. Yang jelas malam ini kami sempat berbincang-bincang hangat sambil menemani Afif yang asyik bermain balon. πŸ˜„



#Hari9
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP

Like