Minggu kali ini kami tidak kemana-mana, tidak seperti minggu-minggu sebelumnya, karena suamiku sedang mengejar deadline codingan aplikasi android yang harus selesai minggu ini. Sedangkan aku beberapa hari ini kembali keranjingan membaca kitab omong kosong milik seno gumira. Dan seperti biasa, anak kami juga sedang sibuk dengan dunia eksplorasinya, dan di saat yang sama, ia sedang asyik tertawa melihat kucing tetangga yang mondar mandir, lewat jendela.
“Maneka, ketahuilah! Walmiki sedang mencari resep makanan keseluruh anak benua.” aku berusaha mencairkan suasana, agar sang suami tidak terus sibuk sendiri.
“Ngawur!”
“Udah dong Pa, ngoding muluk. Cari makan yok, kasian tuh bocil bosan pengen hangout.”
“Bentar dulu, ini belom kelar gimana dong”.
“Ya gausah yg perfectbangetlah, ntr juga bakal direvisi.”
“Bunda masak kenapa sih, masakannya enak kok. Janji deh, papa ga bakal protes, apapun rasanya.”
“Tuh kan, berarti rasanya ga enak.”
“Bukan gitu, enak kok, hanya kadang2 fail aja.”
“Tuh!”
“Doooh, gimana sih ngomongnya? Bunsay.. coba liat, afif aja suka masakan bunda, ga pernah dia protes kan..”
Aku diam, tidak bisa melawan lelaki ini. Susah ngomongnya. Hanya musti memahami FoE/FoR kita sepenuhnya. Berdebat dengannya hanya membuat mood jadi tidak menentu, mau marah tapi lucu, mau ketawa hati kesal. Sudahlah. Lebih baik menemani Afif melihat kucing sambil menunggu mood memasak kembali membaik.

#Hari4
#GameLevel1
#Tantangan10Hari
#KomunikasiProduktif
#KuliahBunsayIIP
Like